Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Caramendaftarsbobetcasino.comUngkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis – Franck Ribery mengaku bahwa dirinya masih mengalami trauma dengan sikap warga Prancis 8 tahun lalu kepadanya.

Pada waktu itu, ia sempat menjadikannya kambing hitam atas kegagalan tim nasional di Piala Dunia.

Ribery merasa bahwa ia menjadi satu-satunya pihak yang selalu saja dituding bersalah dan bertanggung jawab setelah Prancis bermain begitu buruk dan tersingkir dini di Piala Dunia 2010.

Kala itu tim Ayam Jantan juga menunjukkan tingkah memalukan. Pasalnya, kala itu para pemain mereka dengan menunjukkan sikap memberontak pada pelatih kepala Raymond Domenech.

Untuk bermain Taruhan Judi Bola dan Live Casino dapat dibaca panduan

CARA DAFTAR SBOBET

CARA DAFTAR MAXBET

Hingga kini, Ribery masih menyimpan dendam kepada media sebagai sosok yang dianggapnya punya peran besar atas perlakuan yang ia dapatkan.

“Pada tahun 2010 silam, mereka butuh seseorang yang dapat mereka salahkan,” jelasnya ketika diwawancarai.

“Semua orang di Prancis telah memegang kepercayaan itu, bahwa saya adalah masalahnya. Tak hanya mereka, bahkan orang tua saya juga berpikiran begitu.”

“Saya sendiri masih tidak bisa melupakan sikap beberapa media Prancis saat itu. Hal tersebut itu seperti sebuah bekas luka yang terus bertahan dalam diri saya dan terlalu menyakitkan.”

Tak hanya kesal dengan Prancis 8 tahun lalu, Franck Ribery masih memendam kekesalan setelah gagal memenangkan penghargaan Ballon d’Or pada 2013 lalu, dimana penghargaan itu akhirnya dimenangkan Cristiano Ronaldo.

Winger Bayern Munich tersebut hanya berhasil finis di urutan ketiga dengan 23.36 persen suara. Ia berada di belakang Ronaldo (27.99 persen) dan Lionel Messi (24.72 persen).

Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Padahal, pada tahun itu, Frank Riberi sedang menuai penuh kesuksesan bagi dirinya di berbagai kompetisi yang ada. Ia berhasil membawa klub memenangkan berbagai trofi seperti Bundesliga Jerman, DFB-Pokal, Liga Champions, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub.

Ballon d’Or sendiri adalah penghargaan individu yang jatuh kepada pemain-pemain terpilih. Setiap penghargaan tersebut didapat dengan cara meraih suara dari setiap jurnalis dari seluruh negara anggota FIFA dan juga dari para pelatih serta masing-masing kapten tim nasional.

Ribery merasa bahwa kegagalan dirinya dalam memenangkan penghargaan bergengsi tersebut disebabkan oleh minimnya dukungan terhadap dirinya, terutama dari Prancis yang merupakan negara asalnya.

“Meraih Ballon d’Or itu sangatlah sulit,” klaimnya kepada media. ” Hal itu tidak bisa dipahami.”

“Saya memenangkan seluruh trofi dan saya sudah tidak bisa melakukan hal yang lebih baik lagi dari itu.”

“Bagi saya, Ronaldo terpilih sebagai pemenang adalah pencurian dan sebuah ketidakadilan. Saya tidak memiliki dukungan dari seluruh masyarakat negara saya sendiri,” lanjut Ribery.

“Saya bahkan melihat dengan mata kepala sendiri bahwa orang-orang Prancis mengatakan Ballon d’Or itu untuk Cristiano.”

“Apakah masyarakat Portugal menginginkan Ribery atau Messi untuk menang? Mustahil, saya rasa. Hal yang sama juga semestinya berlaku bagi masyarakat Argentina,” tutup Ribery.

Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Untuk bermain Casino maupun Live Casino dapat dibaca panduan

CARA DAFTAR LIVE CASINO

CARA DAFTAR SBOBET CASINO

CARA DAFTAR CASINO GD88

daftar sekarang png - Ungkapan Kekesalan Franck Ribery pada Prancis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
error: Content is protected !!